
Sebagai pelaku usaha baik dalam skala kecil maupun besar pasti menginginkan produknya unggul dimata konsumen. Berbagai cara mungkin sudah anda terapkan tetapi hasilnya tetap saja belum memuaskan. Lebih buruk lagi apabila jumlah produksi berbanding terbalik dengan jumlah produk yang laku dipasaran. Bisa-bisa gulung tikar deh.
Seperti yang menimpa Bu Benah, pengusaha laundry asal Tegal. Usaha beliau sudah berjalan kurang lebih 10 tahun. Saat merintis usahanya, beliau mengatakan bahwa pelanggannya sangat ramai hingga sering mempekerjakan tetangganya untuk membantu usahanya ini.
Ketika sudah berjalan kurang lebih 5 tahunan, Bu Benah mulai merasa pelanggannya mulai berkurang, yang tadinya sehari rata-rata bisa mencuci hingga lebih dari 1 kwintal dengan dibantu tetangga-tetangganya, kini hanya 80 Kg dalam sehari. Alhasil kini Bu Benah tidak lagi mempekerjakan tetangga-tetangganya, hanya dibantu oleh dua orang karyawannya.
Bu Benah sendiri tidak mengembangkan inovasi baru bagi kemajuan usahanya. Akhirnya seiring bertambahnya waktu pelanggannya bertambah kurang.
Dari kisah ini tentunya anda tidak mau mengalami seperti apa yang Bu Benah alami. Maka dari itu inovasi dan ide baru adalah hal yang mutlak dalam bisnis usaha anda.
Jika anda sekarang sedang bingung dengan hasil penjualan yang loyo maka berikut ini tips yang bisa anda terapkan untuk menambah nilai produk yang anda jual :
1. Memberikan Hadiah Aksesoris yang Berkaitan dengan Produk / Jasa yang Anda Jual
Contoh : Beli Hp dapat bonus antigores dan aplikasi, kompor gas berhadiah tabung gas, dispenser berhadiah galon dan masih banyak lagi. Dengan ini konsumen tidak dibuat repot dengan membeli barang-barang pelengkap produk tersebut.
2. Memberikan Hadiah Barang yang Sejenis dengan Produk/ Jasa yang Anda Jual
Contoh: Beli 2 potong baju gratis 1 kemeja, beli jam tangan berhadiah jam dinding dll
3. Memberikan Hadiah Barang Yang Tidak Ada Kaitannya dengan Produk/ Jasa yang Anda Jual
Contoh : Beli sepatu berhadiah mainan anak-anak. Belanja minimal 10
4. Mengadakan Undian Berhadiah
Contoh. Belanja minimal 100 rb mendapatkan kupon undian sebanyak 10 lembar yang diundi di akhir bulan, Dengan menabung di Bank X minimal saldo 100 juta maka mendapatkan kesempatan mengikuti undian satu Unit Rumah seharga 3 Milyar dll.
Kita berhenti dulu disini, menurut anda apakah ada yang ganjil disini? Yaa, anda akan bertanya-tanya "Apa gak rugi kasih hadiah begitu?" Untuk menjawab pertanyaan tadi, saya akan berikan ilustrasi kasus
Contoh 1 :
Ada iklan yang berbunyi:
"Beli permen seharga 300 ribu berhadiah hp nokia seharga 500 ribu garansi 1 tahun hanya untuk 1 pembeli "
Menurut anda apakah akan laku? Menurut saya pastinya iya. Bahkan berebut, lalu apa gak rugi??? ini pertanyaan orang yang tidak tau cara mendapatkan hadiah dari grosir/pabrik/sponsor. Hal ini mungkin saja terjadi karena hp nokia tadi sebenarnya dijual dengan harga 250 rb di toko grosirnya. Malah bisa mendapatkan untuk 50.000 dikurangi harga permen.
Contoh 2 :
Toko A menjual motor dengan uang muka 200 rb.
Toko B menjual motor dengan uang muka 300 rb berhadiah kompor gas seharga 450 rb
Menurut anda mana yang lebih laku? Secara umum orang akan memilih membeli di toko B karena konsumen berpikir dengan uang 450 rb bisa mendapat motor dan dapat kompor gas.
Apa tidak rugi? Jawabanya "Tidak" mengapa? karena harga kompor gas tersebut di pabriknya seharga 100 rb. Sedangkan haraga di Mall memang seharga 450 rb. Itulah seni mendapatkan hadiah yang untung.
Mari kita lanjutkan tips-tips berikutnya
5. Membuat Paket Dua Produk/Jasa Dengan Harga Satu
Contoh: harga per satuan baju adalah 75 rb. Beli dua harga hanya 100 rb. Hal ini lebih menguntungkan daripada diskon 100% karena langsung laku 2 barang sekaligus.
6. Membuat Paket yang Lebih Besar Dengan Harga yang Lebih Murah
Contoh: soft drink dengan isi 300 ml seharga 5rb. Kemudian pabrik tersebut memproduksi soft drink dengan isi 1 liter dengan hanya seharga 12 ribu.
7. Mempromosikan Produk/Jasa dengan Endorsement
Inilah yang sekarang sedang nterend di zaman media sosial ini. Ketika ada artis memakai suatu produk/ jasa makan produk tersebut mudah dikenal oleh konsumen dan mereka cenderung mengikuti gaya dari artis favoritnya. Hal ini dapat anda manfaat unuk kepentingan promosi produk anda. Apakah anda mengenal KFC? Mc D? dan makanan fast food lainya? mereka menggunakan cara ini untuk membuat image seolah-olah jika makan di tempat tersebut merupakan suatu kebanggan dan menunjukan tingkat ekonomi yang tinggi. Walaupun konsumen membayar mahal tetapi itu tidak akan jadi masalah untuk mereka karena konsumen merasa senang dan bangga dapat makan di tempat tersebut.
8. Menjelaskan Kelebihan Produk/ Jasa Anda Kepada Konsumen Dibandingkan Produk/ Jasa yang Lain yang Serupa
Bagaimana bisa konsumen tahu "kelebihan dan keunggulan" produk anda dibanding yang lain jika tidak diberi tau? Tulislah di Banner/poster/ kemasan dan lakukan juga di media sosial. Yang perlu diperhatikan adalah jangan sampai kita menjelek-jelekkan produk/jasa orang lain. Jika annda ingin membahas kekurangan produk/jasa lain maka jangan sebut nama atau terlalu spesifik sehingga orang tahu siapa yang dimaksud.
9. Menjelaskan Detail Produksi yang Unggul
Kita sering mendengar iklan obat atau makanan yang menjelaskan pengolahannya yang sangat meyakinkan. Seperti pengolahan yang higienis, bebas micin (MSG) tanpa bahan pengawet dan sebagainya. Seperti iklan minyak goreng yang ada di televisi, dalam iklan tersebut menjelaskan bahwa proses penyaringan dilakukan hingga lima kali sehingga menjamin kualitasnya. Tentunya ini dapat menambah kepercayaan konsumen.
10. Memberi Kemudahan Dalam Pengiriman dan Pembayaran
Tips ini diterapkan sekali oleh para pelaku bisnis online. Mereka perlomba-lomba memberikan layanan semudah dan se-aman mungkin. Contoh pembayaran dengan COD (Cash on Delivery) dan pembayaran melalui minimarket-minimarket terdekat. Diikuti dengan penyedia jasa pengiriman yang sekarang semakin cepat dan aman sehingga tidak merugikan konsumen. Cara ini juga banyak diterapkan oleh pengusaha Laundry yang menerapkan sistem antar dan jemput sehingga konsumen semakin dipermudah.
11. Memberikan Jaminan Produk
Contoh: Laptop dengan merk dagang Asus memberikan garansi selama 2 tahun pada produknya. Hal ini yang menjadikan produknya banyak diminati konsumen.
Berikanlah jaminan yang dapat menambah tingkat kepercayaan konsumen kepada anda. Misal, memberikan jaminan uang kembali jika tidak memuaskan atau memberikan ganti rugi yang melebihi harga barang tersebut. Semakin berani anda memberikan jaminan maka konsumen semakin merasa yakin dengan produk anda. Tentunya dibarengi dengan kualitas produk anda sehingga anda tidak mengalami kerugian akibat komplain dari konsumen.
Itulah 11 tips yang anda dapat terapkan pada bisnis anda. Semoga dapat bermanfaat bagi anda, Selamat Mempraktikannya... Salam Sukses dai Embah Beng :)
Terima Kasih
Tidak ada komentar:
Posting Komentar